Kembali ke Portfolio
Integrator Bridging

Bridging BPJS & SatuSehat RS PKU Muhammadiyah Sleman

RS PKU Muhammadiyah Sleman
Bridging BPJS & SatuSehat RS PKU Muhammadiyah Sleman

Overview

Integrasi penuh SIMRS RS PKU Muhammadiyah Sleman dengan SatuSehat FHIR dan BPJS Kesehatan. Fokus capaian: konsistensi data SatuSehat 100% melalui auto-push 6 resource wajib dan monitoring harian.

Tantangan

  • RS PKU Muhammadiyah Sleman menghadapi tingkat penolakan klaim BPJS sebesar 18% — jauh di atas rata-rata nasional 8%.
  • Penyebab utama: inkonsistensi data diagnosa antara SIMRS dan sistem BPJS, entry manual SEP yang rawan typo, dan proses grouping INA-CBGs yang tidak akurat.
  • Di sisi lain, tenggat Kemenkes untuk integrasi SatuSehat semakin dekat dan tim IT internal terbatas.

Solusi yang Kami Terapkan

  • Implementasi dual-bridging secara paralel.
  • Bridging BPJS:
  • auto-generate SEP dari data pendaftaran SIMRS (zero manual entry), validasi diagnosa ICD-10 real-time sebelum submit ke VClaim, E-Klaim INA-CBGs dengan auto-mapping dari billing SIMRS, Antrol BPJS terintegrasi dengan jadwal dokter, dashboard monitoring klaim real-time.
  • Bridging SatuSehat:
  • FHIR R4 compliant dengan auto-push 6 resource wajib (Patient, Encounter, Condition, Observation, Medication, AllergyIntolerance), retry mechanism untuk handling error, monitoring dashboard success rate harian.

Hasil & Dampak

  • Konsistensi SatuSehat tercapai — 100%
  • data ter-push otomatis.
  • Penolakan klaim BPJS turun dari 18%
  • ke 2.7%
  • (penurunan 85%).
  • Tim admin klaim berkurang dari 5 orang menjadi 2 orang.
  • Menjadi referensi pilot project untuk 4 rumah sakit lain di DIY.

Teknologi

REST API FHIR R4 HL7 Node.js

Integrasi BPJS yang dulunya jadi mimpi buruk admin kami sekarang berjalan otomatis. Pilar Inovasi benar-benar memahami alur kerja rumah sakit.

Kepala IT RS PKU Muhammadiyah Sleman

Ingin hasil serupa?

Konsultasikan kebutuhan Anda.

Hubungi Kami