Jasa Integrasi SatuSehat & Bridging BPJS

Integrasi SatuSehat dan BPJS sering terlihat sederhana di dokumen, tetapi rumit saat diterapkan: data harus terpetakan, terminology harus valid, dan kegagalan kirim harus bisa ditelusuri. Jasa integrasi yang baik tidak berhenti di “berhasil terhubung”, tetapi memastikan data terkirim konsisten setiap hari.

Apa yang dicakup integrasi SatuSehat?

Secara umum, integrasi SatuSehat mencakup pengiriman data kunjungan dan rekam medis ke platform nasional dengan standar FHIR. Resource yang biasanya diprioritaskan antara lain Patient, Encounter, Condition, Observation, Medication, dan AllergyIntolerance. Setiap resource memiliki aturan pemetaan dan validasi yang berbeda.

Kami membantu mulai dari pemetaan field, validasi terminology, pengujian di sandbox, hingga monitoring success rate harian. Jika ada data yang gagal terkirim, tim dapat melihat penyebabnya dan memperbaiki tanpa menunggu audit.

Bridging BPJS: PCare, VClaim, antrean, dan E-Klaim

Untuk faskes yang melayani peserta BPJS, integrasi biasanya mencakup:

Tujuannya bukan sekadar menambah tombol, tetapi mengurangi entri ganda, typo, dan keterlambatan klaim. Alur klinis tetap berjalan, sementara data administrasi terbentuk otomatis.

Pendekatan implementasi

  1. Audit sistem berjalan: identifikasi sumber data, format, dan titik integrasi.
  2. Desain pemetaan: tentukan resource, field wajib, dan aturan validasi.
  3. Pengembangan dan uji sandbox: uji skenario normal, data tidak lengkap, dan kegagalan koneksi.
  4. Monitoring dan serah terima: dashboard success rate, log error, dan panduan operasional.

Mengapa integrasi sering gagal?

Penyebab umumnya bukan pada API, melainkan pada data: kode diagnosis tidak konsisten, data pasien tidak lengkap, atau alur kerja tidak disesuaikan. Karena itu, kami selalu memulai dari kualitas data dan proses, bukan hanya dari koneksi teknis.

Lihat juga halaman Integrator Bridging dan studi kasus bridging RS PKU Sleman.

FAQ

Apakah bisa hanya mengerjakan integrasi tanpa mengganti SIMRS?

Bisa. Kami dapat membangun middleware atau modul integrasi yang menghubungkan SIMRS yang sudah berjalan dengan SatuSehat dan BPJS.

Berapa lama proses integrasi?

Tergantung kesiapan data dan jumlah resource. Integrasi dasar biasanya beberapa minggu; integrasi penuh dengan klaim dan monitoring dapat lebih lama.

Apakah termasuk monitoring setelah go-live?

Ya, dapat dimasukkan ke lingkup. Monitoring success rate dan log error membantu tim IT merespons masalah lebih cepat.

Bagaimana jika data lama tidak lengkap?

Kami membantu menyusun aturan pembersihan dan prioritas. Data historis tidak selalu harus dikirim ulang; fokus pada kunjungan baru dan data yang wajib.

Butuh bantuan integrasi SatuSehat atau BPJS? Konsultasi via WhatsApp atau isi form konsultasi.

Konsultasi gratis

Ceritakan kebutuhan Anda, kami balas via WhatsApp

Isi form singkat. Tim kami menghubungi Anda pada jam kerja (Senin–Sabtu, 08.00–17.00 WIB) dengan estimasi solusi, biaya, dan timeline.

  • Analisis kebutuhan tanpa biaya
  • Estimasi biaya & timeline transparan
  • Tim implementasi berbasis di Yogyakarta

Minta penawaran

Data hanya digunakan untuk menghubungi Anda dan tidak dibagikan.
Paket transparan

Pilih paket, mulai dari Rp 3,5 juta

Harga jelas tanpa biaya tersembunyi. DP 50% untuk memulai pengerjaan.

Web Starter

Rp 3.500.000
  • Website company profile 5 halaman
  • Domain .com + hosting 1 tahun
  • Desain responsif + tombol WhatsApp
  • Google Maps / Google Business Profile
  • SEO dasar (title, meta, sitemap)
  • 2× revisi
Pilih Web Starter
Paling populer

Web + SEO

Rp 5.500.000
  • Semua fitur Web Starter
  • Landing page produk / layanan
  • Riset 10 keyword + optimasi on-page
  • Google Analytics + Search Console
  • 3 artikel blog SEO
  • Maintenance 3 bulan
Pilih Web + SEO

Sistem + Web

Rp 9.500.000
  • Semua fitur Web + SEO
  • Setup 1 sistem (POS / SIM Klinik starter)
  • Migrasi data dasar + training tim
  • Integrasi notifikasi WhatsApp
  • Support 6 bulan
Pilih Sistem + Web

Butuh paket lain atau anggaran khusus? Chat kami.

WhatsApp